
Akhir-akhir ini kondisi cuaca seringkali tidak stabil, sebentar hujan, angin kencang tapi kadang juga panas terik. Cuaca bukan hanya sekedar berpengaruh bagi kondisi alam, tetapi juga sangat mempengaruhi kondisi fisik dan psikologis kita sebagai manusia. Secara fisik, ketidakstabilan cuaca kadang membuat badan kita terkena penyakit flu, batuk, demam dsb. Sedangkan secara psikologis kondisi cuaca juga sangat mempengaruhi suasana hati kita. Pada saat cuaca cerah, biasanya kita cenderung bersemangat dan menikmati aktivitas yang dilakukan. Sedangkan ketika cuaca sedang hujan terus menerus atau bahkan disertai angin kencang, biasanya kita lebih mudah marah, murung, atau sedih karena mungkin ada rencana yang tidak terlaksana. Terkadang kita tidak menyadari bahwa cuaca adalah faktor eksternal yang menjadi stimuli dari perubahan emosi yang kita alami.
Akan terasa lebih menyenangkan apabila kita memahami dan mengantisipasi pada saat-saat seperti ini. Sehingga kita tidak bad mood Jika kondisi alam sedang tidak bersahabat, lebih baik kita mengendalikan suasana hati dengan :
1. Mengatur ulang jadwal yang sudah direncanakan dengan mengikuti perkembangan ramalan cuaca.
2. Mempersiapkan peralatan yang dibutuhkan pada saat hujan sebelum bepergian.
3. Menjaga kondisi badan dengan makan teratur, istirahat yang cukup dan minum suplemen tambahan.
4. Hindari stress dengan rutin beribadah dan ikhlas menjalani aktivitas.
5. Mencari aktivitas yang menyenangkan pada saat cuaca buruk dan tidak memungkinkan untuk bepergian.
2 komentar:
salam sahabat
wah bagus infonya mas...cuaca kadang berubah layaknya warna yang luntur he..he..ga nyambung kabuuurrrr....
he he trims...:D
Posting Komentar